Pemkab Siap Dukung BPR Kertaraharja

Gaji karyawan PT Bank Kerta Raharja Kabupaten Bandung bisa menyamai gaji PNS di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bandung. Namun demikian, gaji yang diterima oleh karyawan tergantung kinerja mereka.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Bank Kerta Raharja Kabupaten Bandung M. Soleh Pios dalam acara halal-bihalal Idul Fitri 2436 H pekan lalu. ”Saya yakin gaji kita bisa sama dengan pegawai di Pemkab Bandung. Karena itu mari kita tingkatkan kinerja kita agar penghasilan yang didapatkan oleh Bank Kerta Raharja semakin meningkat,” ungkap Pios.

Seluruh penghasilan itu tergantung pula kepada pemilik dan pemegang saham bank Kerta Raharja. Sebagaimana diketahui, sejak bank BPR dimerger, mengalami peningkatan terus menerus. Apalagi ketika bank ini dipimpin oleh polesan tangan dingin M Soleh Pios sebagai salah satu komisaris PT Bank Kerta Raharja Kabupaten Bandung.

”Saya yakin bank BPR milik Kabupaten Bandung ini akan selalu mengalami kemajuan. Dengan begitu mari kita tingkatkan prestasi ini agar Pemkab Bandung sebagai pemilik sahamnya kembali memberikan modal kepada Bank Kerta Raharja,” tukasnya.

Ketua Dewan Pengawas H. Sofyan mengatakan, gaji karyawan Bank Kerta Raharja kini telah mencapai 1,5 kali gaji. Bahkan sebelum Idul Fitri lalu, disesuaikan dengan peraturan tahun 2014. ”Tuntutan kita semakin hari semakin meningkat, mari kita sabilulungan meningkatkan kinerja. Dengan jiwa profesional, tentu ada harapan dan kesempurnaan. Cita-cita yang akan digapai itu tergantung kita sendiri yang memperjuangkannya,” ucap Sofyan.

Posisi bulan Juni 2015 peningkatan terhadap pihak ketiga dari tabungan dan deposito mencapai Rp 111 miliar, sebelumnya hanya Rp 100 miliar. ”Target kita adalah Rp 114 miliar. Jadi posisi bulan Juni itu telah mencapai 90 persen dari target,” serunya.

Bupati Bandung H Dadang M. Naser berjanji Pemkab akan terus memberikan dukungan kepada bank daerah tersebut. Untuk itu, perubahan status harus diikuti oleh profesionalisme dan etos kerja.

”Mari kita tingkatkan pendapatan, bisa melebihi target dan Pemkab Bandung akan menambahkan modalnya kepada Bank Kerta Raharja ini. Saya percaya, Bank Kerta Raharja memiliki etos kerja yang baik sesuai dengan moto Pemkab Bandung ”Maju Mandiri dan Berdaya Saing” akan terwujud,” tegas Dadang.

Bupati mengharapkan, PT Bank Kerta Raharja bisa melahirkan PT–PT lainnya yang menjadi anak perusahaan bank itu. Dia mengingatkan selama kepemimpinannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp 4,6 triliun hingga Rp 5 triliun. ”Kalau PT Bank Kerta Raharja bisa meyakinkan kita, maka modal akan ditambah terus,” ikrarnya. (gun/vil)